BANGKOK – Berbagai upaya untuk menyelamatkan ibu kota Thailand dari terjangan banjir ternyata tak menemui hasil. Seperlima wilayah Bangkok kemarin telah terendam air.Namun, sebagian warga tetap mengabaikan seruan untuk mengungsi. Warga lebih memilih tinggal di rumah yang tergenang air, meskipun berhadapan dengan risiko tersengat listrik dan terkena wabah penyakit.
Cari di Website Ini
Jumat, 04 November 2011
Kamis, 03 November 2011
Korban Tewas Tembus Angka 427
BANGKOK– Otoritas Thailand kemarin memperingatkan peningkatan risiko tersengat aliran listrik akibat banjir.Bencana terburuk dalam sejarah Negeri Gajah Putih ini telah merenggut nyawa lebih dari 427 orang. Sebagian besar korban tewas akibat tenggelam, tapi puluhan orang meninggal dunia akibat tersengat listrik.
Rabu, 02 November 2011
Bencana Tak Juga Teratasi, Rakyat Marah
BANGKOK– Pemerintah Thailand kemarin berupaya meredam kemarahan korban banjir saat air bah menenggelamkan lokasi baru di sekitar Bangkok. Banjir yang terjadi sejak Juli telah menenggelamkan sebagian besar wilayah di sekitar Sungai Chao Phraya, menewaskan sedikitnya 400 orang, dan berdampak terhadap lebih dari dua juta orang. Di bagian timur laut Bangkok, kota Sam Wa, warga yang marah mendesak agar pintu air dibuka agar banjir dapat reda.
Selasa, 01 November 2011
Benarkah Bangkok Benar-Benar Selamat?
Banjir terburuk dalam sejarah Thailand membuat negara itu lumpuh dalam banyak hal. Perekonomian jeblok,daya saing runtuh,dan kehidupan masyarakat porak-poranda. Lebih dari 381 orang tewas, dan jutaan rumah terendam. Sedikit yang melegakan, Bangkok, sejauh ini berhasil diselamatkan.Sebagian besar pusat kota masih kering dan bandara internasional Suvarnabhumi masih normal.
Jumat, 28 Oktober 2011
Hari Ini Puncak Banjir di Bangkok
BANGKOK- Banjir di ibu kota Thailand akan mencapai puncaknya pada hari ini. Perkiraan itu diungkapkan otoritas Bangkok karena aliran air bah dari wilayah utara ibu kota akan bertemu dengan gelombang tinggi laut.
Kamis, 27 Oktober 2011
Banjir Bisa Sebulan
BANGKOK– Banjir yang melanda Ibu Kota Thailand, Bangkok, belum akan berakhir dalam waktu dekat. Perdana Menteri (PM) Thailand Yingluck Shinawatra memperingatkan banjir dapat berlangsung selama sebulan.
Langganan:
Postingan (Atom)